LIMAPULUH KOTA — Masyarakat Jorong Banjar Sari, Nagari Labuah Gunuang, kembali menyuarakan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota memprioritaskan pembangunan akses jalan menuju wilayah mereka. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha saat kunjungan Safari Ramadhan Tim I di Masjid Nurul Iman, baru-baru ini.
Tim Safari Ramadhan Pemerintah Daerah terdiri dari Wakil Bupati, para Asisten, Kepala OPD, Kakan Kemenag Limapuluh Kota H. Irwan, Ketua MUI, Ketua BAZNAS, serta unsur pimpinan Kecamatan Mungka.
Wali Nagari Labuah Gunuang, Khairul Hadi, mengungkapkan bahwa masih terdapat ruas jalan kabupaten sepanjang 1,3 kilometer yang belum tersentuh pembangunan. Kondisi ini menyebabkan warga mengalami kesulitan dalam mobilitas sehari-hari.
“Ruas jalan dari kantor Wali Nagari menuju Jorong Banjar Sari masih ada yang belum tersentuh pembangunan. Karena ini merupakan jalan kabupaten, besar harapan kami agar pemerintah daerah dapat memasukkannya sebagai prioritas tahun ini,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Safni Sikumbang memberikan respons positif. Ia menegaskan bahwa Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas PUPR akan segera melakukan survei dan mengambil tindakan.
“Saya meminta Dinas PUPR untuk segera turun ke lokasi. Minimal tahun ini, akses jalan ke Banjar Sari harus mulai dilakukan pengerasan,” tegasnya.
Selain membahas infrastruktur, Bupati juga menyoroti potensi pertanian Nagari Labuah Gunuang yang berada pada ketinggian 800–900 meter. Menurutnya, wilayah ini sangat cocok untuk pengembangan tanaman tuo dan produksi aren.
“Labuah Gunuang dikenal sebagai sentra aren. Kita akan berikan pembinaan dan coba tarik investor agar masyarakat tidak kesulitan memasarkan produk olahan aren,” tambah Bupati.
Kegiatan Safari Ramadhan ditutup dengan ramah tamah serta penyerahan bantuan dari Pemerintah Daerah sebesar Rp20 juta, paket Ramadhan Bahagia dari BAZNAS Limapuluh Kota, dan paket Al-Qur’an dari Kemenag setempat.






